Program Asimilasi di Rumah Diperpanjang, Bimkemaswat Lapas Banyuwangi Ikuti Sosialisasi Permenkumham Nomor 43 Tahun 2021

    Program Asimilasi di Rumah Diperpanjang, Bimkemaswat Lapas Banyuwangi Ikuti Sosialisasi Permenkumham Nomor 43 Tahun 2021
    Jajaran Bimkemaswat Lapas Banyuwangi mengikuti sosialisasi Permenkumham yang digelar secara virtual

    Banyuwangi - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly kembali memperpanjang program asimilasi di rumah kepada narapidana dan anak pidana. Perpanjangan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap penyebaran Covid-19 di dalam Lapas dan Rutan.

    Perpanjangan program asimilasi di rumah tersebut tertuang dalam Permenkumham Nomor 43 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 32 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat Bagi Narapidana dan Anak Pidana dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

    Untuk memperkuat pemahaman, Lapas Banyuwangi yang diwakili oleh jajaran Bimkemaswat mengikuti kegiatan sosialisasi Permenkumham yang digelar oleh Subdit Integrasi Narapidana dan TPP Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara virtual, Jumat (31/12/2021). Dalam Permenkumham tersebut tidak banyak perubahan mengenai ketentuan pelaksanaan asimilasi di rumah. 

    Perubahan inti yang tertuang dalam Permenkumham tersebut terletak pada pasal 45 yang semula narapidana dan anak pidana yang bisa mendapatkan program asimilasi di rumah merupakan narapidana yang tanggal 2/3 masa pidananya dan anak pidana yang tanggal ½ masa pidananya sampai tanggal 31 Desember 2021 diperpanjang hingga tanggal 30 Juni 2022.

    SIBERIA.CO.ID
    market.biz.id SIBERIA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Ini merupakan perpanjangan kedua yang telah dilakukan oleh Menteri Hukum dan HAM sejak diterbitkannya Permenkumham Nomor 32 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat bagi Narapidana dan Anak Pidana dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

    RILISNASIONAL
    market.biz.id RILISNASIONAL
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Usai mengikuti sosialisasi, Kasubsi Bimkemaswat Dhany Dwi Suswinarko dalam keterangannya menjelaskan, tidak semua perkara bisa mendapatkan program asimilasi di rumah. "Ada beberapa perkara yang tidak bisa diusulkan untuk mendapatkan program tersebut, antara lain perkara yang terikat dengan PP 99 Tahun 2012, pembunuhan, pencurian dengan kekerasan, kesosialan dan kesusilaan terhadap anak. Untuk residivis, meskipun selain dari beberapa perkara tersebut, tidak dapat kami usulkan, " ujarnya.

    Dhany juga menambahkan, pada pelaksanaannya, narapidana dan anak pidana harus memenuhi syarat agar bisa diusulkan untuk mendapatkan program asimilasi di rumah, seperti telah menjalani minimal 2/3 masa pidana bagi narapidana dan 1/2 masa pidana bagi anak pidana. "Selain itu, mereka harus aktif dalam kegiatan pembinaan yang ada di Lapas Banyuwangi dan berkelakuan baik yang dibuktikan dengan tidak tercantum dalam Register F (Catatan pelanggaran disiplin), " pungkasnya. (HR)

    KINERJA.CO.ID
    market.biz.id KINERJA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Soberi

    Soberi

    Artikel Sebelumnya

    Tutup Tahun 2021, Polresta Banyuwangi Gelar...

    Artikel Berikutnya

    Live Streaming Laporan Operasi Lilin Semeru...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 43

    Registered: May 4, 2021

    N. Wijanarko

    N. Wijanarko verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 7

    Registered: Oct 4, 2021

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 2

    Registered: Apr 8, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 11

    Registered: Apr 25, 2022

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KKN Abmas ITS Kembangkan Modul Sociopreneur Pengusaha di Malang
    Tiga Ksatria Airlangga Sabet Juara I Lomba Debat Nasional
    UB Lakukan Kajian Risiko Bencana di Kepulauan Anambas
    KKN-T DM Bantu UD Kopi Ledug Buat Sistem Manajemen Mutu Perusahaan

    Rekomendasi

    Inovasi Mahasiswa UNAIR Buat Artificial Meniskus
    FS Tersangka, Kapolri Lulus Ujian Terberat
    Bantu Sejahterakan Ekonomi Warga, Tim PKM-PM Psikologi UNAIR Lolos Pendanaan
    Kasus Perundungan di Tasikmalaya, Pakar UNAIR: Peran Lingkungan Korban Alami Trauma Hingga Gangguan Fisik
    Vokasi ITS Kembali Peroleh Sertifikasi Keprofesian dari BNSP dan LSP

    Ikuti Kami