Pamerkan Kopi Lokal, Pemkab Hadirkan Banyuwangi Coffee Week

    Banyuwangi - Kabupaten Banyuwangi menjadikan tradisi dan kearifan lokal sebagai salah satu pondasi pembangunan, berbagai ikhtiar dilakukan untuk memberikan kebangkitan ekonomi kreatif, berbasis budaya lokal yang mampu memberikan dampak ekonomi luas bagi masyarakat.

    Potensi produk lokal Banyuwangi terus dioptimalkan agar bisa memberikan hasil terbaik yang bakal berperan positif penggerak ekonomi warga. Kreatifitas didorong guna menciptakan nilai tambah bagi produsen produk lokal seperti kegiatan bertajuk "Banyuwangi Coffee Week" di Gedung Djuang 45 Banyuwangi mulai 25-27 Februari 2022.

    WARTAKESEHATAN.CO.ID
    market.biz.id WARTAKESEHATAN.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Banyuwangi Coffee Week digelar bertujuan untuk mengenalkan kopi lokal Banyuwangi dan juga coaching class tentang kopi. Pameran foto tentang kopi pun turut menghiasi dinding Gedung Djuang 45 Banyuwangi di acara Banyuwangi Coffee Week yang diselenggarakan selama 3 hari kedepan.

    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berharap dalam kegiatan Banyuwangi Coffee Week ini ada dampak positif bagi pelaku kopi mulai dari yang masih belajar hingga yang sudah berpengalaman.

    "Kemarin kita sudah melakukan briefing tentang Banyuwangi Festival. Bukan hanya menciptakan rasa bahagia dalam sebuah event, akan tetapi outputnya ada tumbuhnya nilai ekonomi dan bermunculannya entrepreneur yang mau bergelut baik itu di bidang budaya, industri dan produk lokal, " imbuh Bupati Ipuk

    KINERJA.CO.ID
    market.biz.id KINERJA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Bupati Ipuk menambahkan, Banyuwangi Festival ini bukan hanya ceremonial terus selesai, namun harus ada capaian yang kita inginkan dan kita harus lanjut.

    "Hari ini ada event kopi, maka kita berharap kepada semuanya untuk dapat hadirkan pembeli disini untuk memborong produk umkm yang dipamerkan disini. Jadi mereka yang hadir kesini selain melihat pameran, mereka pulang tidak boleh dengan tangan kosong. Minimal bisa balik modal dengan apa yang dibawa disini. Pengunjung yang datang kesini tidak boleh minum kopi gratis, harus beli. Karena yang ada disini UMKM semua, " pungkas Bupati Ipuk. (*)

    Banyuwangi Jatim
    Soberi

    Soberi

    Artikel Sebelumnya

    Nelayan Banyuwangi Temukan Mayat Mengambang...

    Artikel Berikutnya

    Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Ini, Ritual...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 43

    Registered: May 4, 2021

    N. Wijanarko

    N. Wijanarko verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 7

    Registered: Oct 4, 2021

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 2

    Registered: Apr 8, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 11

    Registered: Apr 25, 2022

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Tiga Ksatria Airlangga Sabet Juara I Lomba Debat Nasional
    Adakan Donor Darah, BEM FAPET Kolaborasi dengan BEM FKG dan PMI
    UB Lakukan Kajian Risiko Bencana di Kepulauan Anambas
    KKN-T DM Bantu UD Kopi Ledug Buat Sistem Manajemen Mutu Perusahaan

    Rekomendasi

    Inovasi Mahasiswa UNAIR Buat Artificial Meniskus
    FS Tersangka, Kapolri Lulus Ujian Terberat
    Bantu Sejahterakan Ekonomi Warga, Tim PKM-PM Psikologi UNAIR Lolos Pendanaan
    Kasus Perundungan di Tasikmalaya, Pakar UNAIR: Peran Lingkungan Korban Alami Trauma Hingga Gangguan Fisik
    Vokasi ITS Kembali Peroleh Sertifikasi Keprofesian dari BNSP dan LSP

    Ikuti Kami