Hasil Swab Antigen Dinyatakan Positif Covid-19, Resepsi Pernikahan Kurang Sehari Batal

    Hasil Swab Antigen Dinyatakan Positif Covid-19, Resepsi Pernikahan Kurang Sehari Batal

    Banyuwangi - Lantaran hasil swab antigen dinyatakan positif Covid-19, calon pasangan pengantin AR dan PA warga Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, batal menikah di KUA setempat.

    Rilis hasil swab antigen tersebut diberitahukan oleh pihak Puskesmas Singojuruh pada hari Kamis 10 Februari 2022 lalu. Padahal, resepsi akad nikah akan digelar pada keesokan harinya, Jumat 11 Februari 2022.

    WARTAADHYAKSA.COM
    market.biz.id WARTAADHYAKSA.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Hasil swab antigen yang dinyatakan positif oleh petugas Puskesmas Singojuruh tentu membuat panik mempelai serta keluarga besarnya. Apalagi akad nikah tinggal menunggu hitungan jam. Merasa bahwa kedua calon mempelai baik-baik saja, keduanya kemudian melakukan swab antigen ulang di tiga klinik sekaligus. Diluar dugaan hasil yang didapat justru negatif.

    Hasil ini kemudian dibawa ke Puskesmas Singojuruh untuk dijadikan perbandingan namun ditolak. Pihak Puskesmas kekeh menyebut hasil swab antigen yang mereka keluarkan sudah benar.

    JUSTISIA.CO.ID
    market.biz.id JUSTISIA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Rudy Santoso, paman calon pengantin perempuan pun berusaha melakukan komunikasi dengan pihak Puskesmas Singojuruh. Tapi upayanya itu menuai jalan buntu. "Nomer HP saya malah diblokir sehingga disaat krusial tak bisa lagi komunikasi untuk mencari solusi, " katanya, Kamis 17 Februari 2022.

    Akibat komunikasi yang buntu, akhirnya dipilih opsi pindah nikah di kediaman mempelai pria di Kecamatan Glagah. Diluar dugaan disana bisa digelar akad nikah. "Sore itu berkas nikah di KUA Singojuruh kita tarik dan kita ajukan di KUA Glagah. Ternyata disana bisa dilangsungkan akad nikah, " terang Rudy Santoso.

    WARTASOSIAL.COM
    market.biz.id WARTASOSIAL.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sebagai paman, Rudy Santoso tidak habis pikir kenapa pihak Puskesmas Singojuruh kekeh memerintahkan penundaan pernikahan. Padahal hasil swab antigen di tiga klinik yang lain dinyatakan negatif.

    "Kenapa itu tidak dipertimbangkan. Andai gengsi mengakui hasil swab antigen 3 klinik itu benar, kenapa pihak Puskesmas Singojuruh tidak memilih opsi swab ulang. Jika hasil swab ulang di Puskesmas Singojuruh tetap positif kita akan hormati, " beber paman korban.

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Yang membuatnya kesal, kenapa disaat krusial seolah tidak ada solusi. Padahal akad nikah tinggal menunggu hitungan jam. "Bayangkan, keluarga yang dari luar kota sudah berdatangan. Hidangan resepsi sudah dipersiapkan, mendadak harus ditunda karena rekomendasi dari Puskesmas Singojuruh, " lontarnya.

    Kepala Puskesmas Singojuruh Ahmat Kundori menepis pihaknya yang membuat pernikahan warga di Dusun Rampan, Desa Cantuk batal. "Kalau soal pernikahan bukan wewenangnya puskesmas, " tepisnya.

    JURNALIS.TV
    market.biz.id JURNALIS.TV
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Banyuwangi Jatim
    Soberi

    Soberi

    Artikel Sebelumnya

    Gempar, Pria Sebatang Kara Asal Probolinggo...

    Artikel Berikutnya

    Pemuda Pesucen Nekat Mengakhiri Hidupnya...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 43

    Registered: May 4, 2021

    N. Wijanarko

    N. Wijanarko verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 7

    Registered: Oct 4, 2021

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 2

    Registered: Apr 8, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 11

    Registered: Apr 25, 2022

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Tiga Ksatria Airlangga Sabet Juara I Lomba Debat Nasional
    Adakan Donor Darah, BEM FAPET Kolaborasi dengan BEM FKG dan PMI
    UB Lakukan Kajian Risiko Bencana di Kepulauan Anambas
    KKN-T DM Bantu UD Kopi Ledug Buat Sistem Manajemen Mutu Perusahaan

    Rekomendasi

    Inovasi Mahasiswa UNAIR Buat Artificial Meniskus
    FS Tersangka, Kapolri Lulus Ujian Terberat
    Bantu Sejahterakan Ekonomi Warga, Tim PKM-PM Psikologi UNAIR Lolos Pendanaan
    Kasus Perundungan di Tasikmalaya, Pakar UNAIR: Peran Lingkungan Korban Alami Trauma Hingga Gangguan Fisik
    Vokasi ITS Kembali Peroleh Sertifikasi Keprofesian dari BNSP dan LSP

    Ikuti Kami