Final, Gerai Rapid Test Antigen Ilegal di Sekitaran Pelabuhan Ketapang Ditutup

    Final, Gerai Rapid Test Antigen Ilegal di Sekitaran Pelabuhan Ketapang Ditutup

    Banyuwangi - Seluruh gerai rapid test antigen di wilayah Pelabuhan Ketapang Banyuwangi yang tidak memenuhi standar akan segera ditutup. Kesepakatan ini diambil dalam rapat kerja Komisi I DPRD Banyuwangi bersama Satgas Covid Kabupaten Banyuwangi pada Kamis 3 Februari 2022 siang.

    Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Irianto menegaskan, pihaknya cukup gerah dengan masih maraknya jasa rapid test antigen yang belum mengantongi izin. Padahal teguran, pembinaan hingga aksi penertiban sudah pernah digelar oleh tim Satgas Covid-19. "Kesepakatan hari ini tidak ada toleransi lagi. Jika memang tidak sesuai aturan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) harus ditutup, " tegas politisi PDIP.

    ARTIST.CO.ID
    market.biz.id ARTIST.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Tak sekadar ditutup, nantinya pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan akan dilibatkan memantau jasa rapid tersebut. Setelah ditutup masih ada jasa rapid yang nekat buka, nantinya tidak bisa validasi di KKP. Selanjutnya, jasa rapid test antigen yang ilegal akan dipasangi plang melanggar. Sebaliknya, jasa rapid yang berizin ditempeli plang sesuai aturan. "Ini sebagai efek jera dan sanksi sosial bagi pelanggar, " tegas Irianto

    Sementara itu juru bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi Amir Hidayat, memastikan penertiban dilakukan ke seluruh jasa rapid yang tidak mengantongi rekomendasi dari Dinas Kesehatan. "Saat ditertibkan ada beberapa yang mengurus izin, sisanya belum, " tegas Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi ini.

    Sebelumnya, Satgas Covid-19 sudah memberikan teguran terkait jasa rapid yang terus menjamur. Total, 45 jasa rapid test membuka layanan di sekitar Pelabuhan Ketapang. Dari jumlah ini, hanya 3 yang mengantongi izin. Setelah dilakukan pembinaan, belasan jasa rapid mulai mengurus rekomendasi ke Dinas Kesehatan. "Namun masih ada yang belum mengurus rekomendasi. Tentunya, ini yang harus ditertibkan, " pungkas Amir Hidayat.

    Banyuwangi Jatim
    Soberi

    Soberi

    Artikel Sebelumnya

    Rilis Kasus Narkoba, Kapolres Tulungagung...

    Artikel Berikutnya

    PT Angkasa Pura II Banyuwangi Mengupayakan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 43

    Registered: May 4, 2021

    N. Wijanarko

    N. Wijanarko verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 7

    Registered: Oct 4, 2021

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 2

    Registered: Apr 8, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 11

    Registered: Apr 25, 2022

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KKN Abmas ITS Kembangkan Modul Sociopreneur Pengusaha di Malang
    Tiga Ksatria Airlangga Sabet Juara I Lomba Debat Nasional
    UB Lakukan Kajian Risiko Bencana di Kepulauan Anambas
    KKN-T DM Bantu UD Kopi Ledug Buat Sistem Manajemen Mutu Perusahaan

    Rekomendasi

    Inovasi Mahasiswa UNAIR Buat Artificial Meniskus
    FS Tersangka, Kapolri Lulus Ujian Terberat
    Bantu Sejahterakan Ekonomi Warga, Tim PKM-PM Psikologi UNAIR Lolos Pendanaan
    Kasus Perundungan di Tasikmalaya, Pakar UNAIR: Peran Lingkungan Korban Alami Trauma Hingga Gangguan Fisik
    Vokasi ITS Kembali Peroleh Sertifikasi Keprofesian dari BNSP dan LSP

    Ikuti Kami