Banyak Penyimpangan, Aktivis Banyuwangi Turun Jalan

    Banyuwangi - Puluhan warga menggelar aksi demo di depan Kantor Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (21/02/2022). Selain banyaknya dugaan penyimpangan, aksi demo tersebut diduga akibat dipicu adanya pernyataan salah satu oknum pegawai kecamatan yang menantang agar massa turun ke jalan dan bukan hanya omong saja dalam menyampaikan protes.

    JUSTISIA.CO.ID
    market.biz.id JUSTISIA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Hal tersebut disampaikan oleh koordinator aksi Muhammad, yang dalam orasinya menyampaikan bahwa ada tantangan agar massa turun dan kita buktikan. "Kami ditantang oleh oknum pegawai Kecamatan Cluring untuk turun dan aksi, ini sebuah bukti kalau kita berani turun meskipun dengan jumlah yang sedikit. Karena kami menduga demonstrasi kali ini ada intervensi dari pihak-pihak tertentu, sehingga massa kami takut untuk turun ke jalan mengikuti aksi kami, " ungkap pria yang akrab dengan panggilan nama Mamat tersebut.

    Mamat juga menyuarakan tuntutannya, yakni tentang E-Warung, BPNT, Bumdes serta TKD. "Ada beberapa tuntutan kami, yakni mendesak Camat Cluring agar melakukan evaluasi terhadap E-Warung karena dianggap banyak sebuah pelanggaran di dalamnya. Selain itu kami juga menuntut keterbukaan publik tentang pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD), " imbuhnya.

    WARTASOSIAL.COM
    market.biz.id WARTASOSIAL.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Selain itu aksi Demo juga mendesak Camat Cluring untuk segera memfungsikan kembali Sistem Resi Gudang (SRG) yang ada di wilayah Kecamatan Cluring yang mangkrak. "Kita mendesak camat untuk memfungsikan SRG untuk peningkatan ekonomi para petani. Selain itu, pengelolaan Tanah Kas Desa banyak masyarakat yang tidak tahu karena banyak Kepala Desa yang tidak menjalankan regulasinya baik terkait proses lelang dan penggarapnya, " pungkas Mamat.

    Dalam aksi ini, massa juga mengancam akan mendatangkan massa dengan jumlah yang lebih besar jika tuntutannya tidak di tindak lanjuti. Seperti halnya yang disampaikan aktivis muda koordinator Gabungan Rakyat Banyuwangi Bersatu (GARABB) Bondan Madani, yang hadir dalam aksi dan berorasi mengatakan, tidak berfungsinya Sistem Resi Gudang bertentangan dengan program Banyuwangi Rebond yang sedang dicanangkan Bupati Banyuwangi Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

    JURNALNASIONAL.CO.ID
    market.biz.id JURNALNASIONAL.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Dalam aksi-aksi demo di Cluring berikutnya GARABB akan selalu hadir untuk bersama-sama ikut menyampaikan suara rakyat demi kemajuan Banyuwangi, " ucap Bondan lantang.

    Sementara itu menurut Camat Cluring Henry Suhartono ketika dikonfirmasi awak media menepis tentang adanya tantangan tersebut. "Kami tidak pernah merasa mengeluarkan kata menantang, itu kata yang biasa, berkaitan dengan aksi tadi, itu merupakan penyampaian aspirasi rakyat, dan hasilnya kami akan menindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan peserta aksi unjuk rasa, " ucap Henry singkat. (*)

    XPOS.CO.ID
    market.biz.id XPOS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Banyuwangi Jatim
    Soberi

    Soberi

    Artikel Sebelumnya

    Aktivis Kaum Hawa Nahdliyin Apresiasi Kemajuan...

    Artikel Berikutnya

    Sang Raja Demo Siap Beraksi Lagi di Kecamatan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 43

    Registered: May 4, 2021

    N. Wijanarko

    N. Wijanarko verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 7

    Registered: Oct 4, 2021

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 2

    Registered: Apr 8, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 11

    Registered: Apr 25, 2022

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KKN Abmas ITS Kembangkan Modul Sociopreneur Pengusaha di Malang
    Tiga Ksatria Airlangga Sabet Juara I Lomba Debat Nasional
    UB Lakukan Kajian Risiko Bencana di Kepulauan Anambas
    KKN-T DM Bantu UD Kopi Ledug Buat Sistem Manajemen Mutu Perusahaan

    Rekomendasi

    Inovasi Mahasiswa UNAIR Buat Artificial Meniskus
    FS Tersangka, Kapolri Lulus Ujian Terberat
    Bantu Sejahterakan Ekonomi Warga, Tim PKM-PM Psikologi UNAIR Lolos Pendanaan
    Kasus Perundungan di Tasikmalaya, Pakar UNAIR: Peran Lingkungan Korban Alami Trauma Hingga Gangguan Fisik
    Vokasi ITS Kembali Peroleh Sertifikasi Keprofesian dari BNSP dan LSP

    Ikuti Kami